Karena lagi masa kampanye pemilihan presiden di Amerika Serikat dan di Jakarta lagi heboh soal pemilihan gubernur, mau gak mau saya ngikutin. Saya sebenernya termasuk news-freak, doyan baca berita lokal dan Indonesia, terutama berita politik. Waktu saya tinggal di Belanda, promosi politisi lewat iklan TV sangat jarang, jauh bedanya dengan Amerika Serikat dan Indonesia. Kampanye di Belanda itu sederhana dan tidak ngabisin banyak uang kayak di negara lain. Itu sebenarnya yang saya suka dari Belanda 🙂

Entah manjur apa enggak, tapi memang beberapa iklan TV ini yang menghibur (karena lucu), ada yang menginspirasi (karena pesan yang mengesankan), ada yang menunjukan kelemahan lawan kandidat dan ada juga yang konyol dan narsis. Berikut ini yang kebetulan saya sempet temui di youtube yg ada subtitle bahasa Inggris.

Iklan Kampanye Mendiskreditkan Karakter Lawan Kandidat

Ini sebenernya menunjukan budaya Amerika Utara (Amerika Serikat dan Kanada). Agar gak dianggap berkampanye hitam, biasanya mereka memang pakai data yang sudah ada di publik, jadi ya gak bisa dituntut telah mefitnah gitu. Dua video yang saya suka dari kampanye TV  jenis ini berasal dari Amerika Serikat karena singkat dan pesannya tertangkap jelas karakter negatif dari si lawan.

Pertama: Kampanye TV Pemilihan Presiden dari George W. Bush yang menunjukan lawannya saat itu sebagai politisi yang tidak punya pendirian karena selalu berubah-ubah.

Kedua: Kampanye TV Pemilihan Presiden dari Hillary Clinton yang menunjukan lawannya sebagai calon presiden yang tidak menghargai perempuan.

Iklan Kampanye Lucu-Lucuan dan Gak Jelas

Brazil memiliki aturan semua warga negara wajib mengikuti pemilihan umum, dan ternyata ini berdampak pada ketidakseriusan pemilih dalam pemilu. Pemilih di Brasil rata-rata gak peduli siapa yang mereka pilih. Hal ini turut mempengaruhi kualitas iklan kampanye para kandidat dari parpol untuk posisi di parlemen. Apalagi setelah ada iklan kampanye politik calon anggota parlemen berpakain ala badut yang mampu memenangkan kursi di parlemen. Yang penting iklan mereka terus diingat si pemilih. Jadilah iklan amburadul lucu-lucuan, yang penting meninggalkan kesan.

Iklan Kampanye TV Narsis Tanpa Misi Visi

Rusia. Sebenarnya saya rada-rada gimana setelah nonton kampanye tv-nya si Putin ini. Saya suka sama sinematik-nya tapi materinya itu loh.. Targetnya ini sepertinya anak-anak muda perempuan yang baru akan memilih untuk pertama kali. Tapi kok aneh banget penyajiannya, mungkin cocok buat budaya di Rusia? Bagi saya iklan ini menakutkan.

Italia. Duh..gak tahan bener saya nonton ini..penuh bunga-bunga narsisme.

Turkey. Saya bukan pengagum Erdogan, dan untuk  kampanye TV-nya saya anggap agak narsis tapi tidak separah kampanye-nya Berlusconi di Italia. Iklannya disajikan dengan puisi yang cantik namun tetep gak jelas mau ngapain pemerintahannya.

Iklan Kampanye TV Kegagalan Kebijakan Pemerintahan si Lawan

Israel. Tragis penyajiannya, dan partai yang berbasis liberal di Israel ini punya misi untuk menghadirkan kedamaian Arab-Israel yang berbeda dengan praktek kebijakan pemerintahan sebelumnya.

Kanada.  Dan beliau menang.  Gak heran sih…selain doi ganteng, kharisma dan baik hati terhadap pengungsi..pokoknya plus-plus 🙂

Iklan Kampanye TV yang Menginspirasi

Argentina. Ini iklan kampanye presiden yang paling saya sukai. Sudah lama saya simpan link ini berikut video-nya. Gak bosan-bosan nonton-nya. Cerdas dengan penyajian yang sederhana.

 

Amerika Serikat. Sebenarnya iklan kampanye ini bukan iklan resmi dari Bernie Sander, tapi diproduksi oleh pendukung Bernie dengan menggunakan cuplikan dari iklan-iklan resminya beliau dan juga pidatonya. Sayang memang Bernie tidak mewakili Partai Demokrat. Iklan-iklan kampanye dan pidato beliau sangat menyentuh dan memang membawa isu sosial yang benar-benar dialami warga Amerika Serikat.

 

Iklan kampanye pemilu seperti apa yang kalian sukai? 

Advertisements